Kenapa Asus X550ZE sangat Cocok untuk para Freelancer? Ini Jawabannya!

71 views

Salah satu syarat wajib jadi seorang freelancer atau pekerja lepas di dunia online itu bisa betah di hadapan monitor lama-lama. Untuk memaksimalkan hasil kinerja tentu perlu senjata yang ampuh, salah satunya Asus X550ZE ini. Tidak seperti karyawan yang bisa digaji tetap per bulan, seorang freelancer kalau mau berpenghasilan lebih ia musti kerja lebih keras juga.

Harga-Asus-X550ZE

Sudah bertahun-tahun para pengguna Asus puas dengan pengalaman menggunakan produk ini. Harga yang relatif terjangkau jadi pertimbangan terhangat kenapa banyak orang membelinya. Dengan harga yang terjangkau, pengeluaran jadi lebih minim. Ketika pengeluaran untuk beli notebook saja sudah membengkak, pasti akan menyulitkan pemenuhan terhadap kebutuhan lain.

Khusus untuk para freelancer, notebook yang murah saja tidak cukup. Satu hal utama yang wajib dimiliki adalah bisa bertahan lama ketika digunakan secara offline maupun online. Beruntungnya notebook Asus ini mampu menemani hari-hari menyenangkan freelancer lebih dari 14 jam! Wah. Kalau PC lain banyak yang sudah ambruk, ya.

Kemampuan unggul lainnya yang bisa dimanfaatkan adalah adanya kemudahan dalam multitasking. Keunggulan ini bisa memudahkan Anda ketika ingin memonitori banyak aplikasi yang tengah berjalan sekaligus. Misalnya Anda ingin membuka kamus bilingual, buka web browser, buka CAT tools, dan lainnya. Semua itu bisa tampil bersamaan. Jadi Anda tidak perlu menunggu load lagi seperti ketika baru masuk.

Dengan layar sebesar 15.6 inch, melihat konten seperti video yang tengah berjalan juga lebih leluasa. Kita bandingkan saja ketika menonton televisi dengan layar 14 inch dan layar 21 inch. Pasti semua orang lebih memilih yang 21 inch. Tampilan yang besar membuat informasi yang diserap dari sebuah layar jadi lebih maksimal. Apalagi buat yang suka nge-game, lebih mantap akselerasinya.

Dari segi keawetan sih, notebook Asus seri X550Z bisa diadu. Pasalnya, dari sekian banyak penggunanya mengaku tidak ada kendala soal daya tahan. Rata-rata notebook Asus bisa bertahan lebih dari 3 tahun. Kalau Anda pernah memakai notebook Asus sebelumnya pasti juga akan bilang seperti ini. Apalagi ada garansi global selama 2 tahun, jadi kalau ada masalah apa-apa, tinggal tanyakan saja pada yang bersangkutan, biar beres.

Harga terjangkau masih jadi patokan pertama ketika seorang konsumen ingin membeli sesuatu. Seperti yang diutarakan para pelanggan Bibli, hal pertama yang menarik pertahatian mereka itu dari segi harga. Setelah itu diskonnya, baru fitur-fitur yang ada di dalamnya. Nah, notebook Asus bisa merangkum keinginan tersebut. Jadi Anda tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam.

Buat para freelancer desain grafis, tentunya kabar ini sangat menyenangkan. Banyak para desainer mengeluhkan notebook yang tidak bisa mengolah data dengan maksimal. Misalnya, ketika mau mendesain gambar 3D dengan node banyak, notebook langsung lelet. Padahal untuk bisa mendapatkan gambar yang bagus perlu node yang lebih dari cukup. Belum lagi soal rendering yang bisa makan waktu berjam-jam.

Kekhawatiran demi kekhawatiran seringkali muncul dalam benak para freelancer pada umumnya. Tapi Asus X550ZE memang patut diandalkan. Dalam waktu belasan jam kondisinya tetap stabil. Tentunya ini sangat menguntungkan. Terlebih lagi ketika menengok dari segi memori yang jumlahnya sangat besar: 1 TB (TerraByte) yang setara dengan 1000 GB. Pasti akan lebih memudahkan pekerjaan Anda.

Leave a reply "Kenapa Asus X550ZE sangat Cocok untuk para Freelancer? Ini Jawabannya!"